Kehadiran kiper Ray Redondo di skuad PSIS Semarang membawa keuntungan tersendiri bagi tim. Selain menambah opsi di bawah mistar, penjaga gawang tersebut juga tidak perlu memulai segalanya dari nol. Keberadaan Pelatih Kepala PSIS Semarang, Widodo C Putro membuat Redondo tak perlu beradaptasi dengan gaya permainan Widodo.

Maklum keduanya sudah memiliki hubungan kerja yang baik dengan pelatih kepala Widodo C Putro. Sebelum bergabung dengan Laskar Mahesa Jenar, Redondo dan Widodo pernah berada dalam satu tim saat memperkuat Garudayaksa FC pada musim lalu.

Kerja sama tersebut berakhir manis setelah keduanya ikut mengantarkan tim Garudayaksa meraih promosi. Kini, keduanya kembali dipertemukan di PSIS. Bagi Redondo, kesempatan bekerja lagi bersama pelatih yang akrab disapa Coach WCP itu menjadi salah satu alasan yang membuatnya bersemangat menjalani tantangan baru di Semarang. Ia mengaku, selama berada di Garudayaksa FC, sudah memahami pendekatan kepelatihan yang diterapkan Widodo. Menurutnya, metode latihan serta filosofi permainan yang dibangun sang pelatih sangat sesuai dengan karakter permainannya sebagai seorang kiper. “Saya merasa cocok dengan metode kepelatihan Coach WCP. Cara beliau membangun tim dan gaya bermain yang diterapkan membuat saya lebih percaya diri saat berada di lapangan,” jelasnya. ”Dan karena sebelumnya kami juga pernah bekerja sama di Garudayaksa FC, jadi saya tidak merasa kesulitan untuk beradaptasi kembali,” kata Redondo.

Pengalaman bekerja bersama sebelumnya dinilai menjadi bekal penting dalam mempercepat proses adaptasinya di lingkungan baru. Redondo sudah memahami tuntutan dan ekspektasi pelatih, sementara Widodo juga telah mengenal karakter serta kemampuan yang dimiliki sang penjaga gawang.

Kondisi tersebut diharapkan dapat membantu Redondo lebih cepat menyatu dengan permainan tim dan memberikan kontribusi maksimal sepanjang musim kompetisi mendatang. PSIS sendiri menaruh harapan besar pada terjalinnya kembali sinergi antara Ray Redondo dan Coach WCP. Kolaborasi yang pernah menghasilkan promosi di klub sebelumnya diharapkan mampu membawa Laskar Mahesa Jenar tampil kompetitif dan mewujudkan target kembali bersaing di Super League musim depan.

adrian1932
Juni 17, 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *